Investment Academy

#AwalYangNyaman Memilih Manajer Investasi






#AwalYangNyaman Memilih Manajer Investasi
 
Sebagai penanggung jawab pertumbuhan investasi reksa danamu, Manajer Investasi wajib kami pilih dengan tepat. Memang apa sebetulnya tugas utama seorang Manajer Investasi? Mengutip Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 /Pojk.04/2018 Tentang Penerapan Tata Kelola Manajer Investasi, Manajer Investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahana berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses pemilihannya? Simak 7 faktor penting berikut ini untuk memilih Manajer Investasi sebagai #AwalYangNyaman berinvestasi dengan tenang.

1.  Mengantongi izin dari OJK
Kamu bisa langsung cek situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di www.ojk.go.id yang memberikan berbagai macam informasi, mulai dari peraturan dasar modal sampai daftar perusahaan yang telah dibekukan izin usahanya.

2.  Jam terbang & tingkat kualitas para pengelola dana
Perhatikan kualitas Manajer Investasi dari jejak pengalaman pengelola dana, latar belakang kepemilikan, manajemen perusahaan yang bersangkutan, sejak kapan didirikan, serta kondisi finansialnya.

3.  Kinerja historis reksa dana yang telah dikelola
Perhatikan hasil kinerja jangka panjang, apakah konsisten? Cermati jumlah aset yang dihimpun dan dikelola.

4.  Dana kelolaan
Semakin banyak dana yang dikelola Manajer Investasi tersebut, posisi tawar menawar untuk mendapatkan harga yang lebih baik saat bertransaksi akan semakin kuat.

5.  Jumlah nasabah
Jumlah nasabah bisa menjadi tolak ukur tingkat kepercayaan para investor terhadap sang Manajer Investasi. Termasuk siapa perusahaan atau institusi yang memercayai Manajer Investasi, bisa mengindikasikan reputasi mereka.

6.  Alokasi biaya & imbalan jasa reksa dana
Manajer Investasi wajib memberikan informasi jelas dan detail dalam prospektus yang berisi alokasi biaya, mulai dari biaya yang menjadi beban reksa dana, biaya beban Manajer Investasi, dan biaya beban pemegang unit penyertaan.

7.  Kualitas informasi & layanan nasabah
Perhatikan kualitas informasi yang diberikan Manajer Investasi tepat, terkini, dan lengkap. Pastikan juga apakah Manajer Investasi memberi kemudahan berinteraksi, berdiskusi, serta cara mengatasi masalah.
 
Selamat berinvestasi dan jangan ragu untuk bertanya ya
 
Follow akunTwitter @BNPPAM_ID untuk mengetahui lebih lanjut edukasi keuangan dan tips berinvestasi